Panglima TNI: Indonesia Bukan Negara Teokrasi, Bukan Negara Agama, Bukan Negara SekulerTentara Suriah dan NDF Bebaskan Dua Distrik dari Cengkeraman ISIS di AleppoFreeport Harus Lepas 51% Saham ke Pemerintah, Tak Ada Pengecualian1 Juta Barel Minyak Iran Masuk RI Pada Februari 2017Komandan Tinggi Kelompok Takfiri Harakat Nouriddeen al-Zinki Tewas di AleppoHashd Shaabi Bebaskan Dua Daerah di Nineveh dari Kontrol ISISPeta Perang di Mosul: Timur Mosul Hampir Bebas dari Cengkeraman Takfiri ISISBangunan 17 Lantai di Tehran Runtuh Setelah TerbakarIran Berencana Menginjeksi Uranium Hexafluoride (UF6) ke Mesin Centrifuge BaruArab Saudi Tetapkan Keadaan Darurat Pasca Insiden Keracunan Massal
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Tuesday 10 January 2017 - 19:55
Share/Save/Bookmark
Parlemen Turki akan Bahas Konstitusi untuk Perluas Kekuasaan Erdogan
Erdogan
 
Erdogan
 
Islam Times - Berdasarkan rancangan paket reformasi kontitusi itu, Erdogan dapat mengangkat dan memberhentikan menteri, mengambil kembali kepemimpinan partai yang berkuasa, dan memerintah sampai 2029.
 
Parlemen Turki akan menggelar pemungutan suara yang membahas soal paket reformasi konstitusi yang akan memperluas kekuasaan Presiden Tayyip Erdogan yang dinilai sebagai langkah lain menuju kepresidenan eksekutif.

Erdogan dan para pendukungnya berpendapat bahwa Turki membutuhkan kepemimpinan yang kuat dari presiden eksekutif. Hal ini diperlukan untuk mencegah pemerintahan koalisi yang rapuh seperti di masa lalu. Namun, lawan politik Erdogan takut jika reformasi konstitusi ini akan menjadi landasan untuk pemerintahan otoritarianisme, demikian menukil Reuters pada Selasa, 10/01/17.

Berdasarkan rancangan paket reformasi kontitusi itu, Erdogan dapat mengangkat dan memberhentikan menteri, mengambil kembali kepemimpinan partai yang berkuasa, dan memerintah sampai 2029.

Dalam debat sebelumnya terkait Pasal 18, Perdana Menteri Binali Yildirim mengatakan reformasi itu akan menyelesaikan masalah Turki yang memeiliki dua otoritas eksekutif. "Perlu ada satu otoritas di cabang eksekutif. Dua kapten bisa menenggelamkan kapal, perlu ada satu kapten," katanya kepada parlemen.

Perdebatan tentang pasal-pasal reformasi konstitusi akan dimulai hari ini. Partai penguasa, Partai AKP, berencana menyelesaikan perdebatan paket reformasi ini pada 24 Januari. [IT/Onh/Ass]
 
Kode: 598843