Lelucon Politik Arab Saudi–Amerika Serikat di QatarPecah Kongsi Saudi dan Qatar, Plot Lain Amerika Serikat Terhadap IranPermainan Petasan Takfiri di Tanah PersiaLembaga Sosial Masyarakat (LSM) dan Soft War Amerika SerikatTerimakasih Donald Trump Kepada Raja Era DinosaurusMohammad Javad Zarif: Trump Serang Iran untuk Dapatkan "Susu" SaudiKoran Kuwait: AS Tidak Mendukung Perang Israel Melawan HizbullahKota Homs Berada di Bawah Kendali Pemerintah Suriah Sejak 2011Tentara Suriah Tembak Jatuh Tiga Drone AS di Utara LatakiaBom Bunuh Diri ISIS Hantam Pangkalan Militer Ahrar al-Sham, 50 Tewas
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Tuesday 10 January 2017 - 14:46
Share/Save/Bookmark
Gejolak Suriah:
Presiden Assad: Semuanya Berubah, Kami di Jalur Kemenangan
Bashar al-Assad, Syrian President...jpg
 
Bashar al-Assad, Syrian President...jpg
 
IslamTimes - Presiden Suriah Basahr al-Assad mengatakan bahwa segala sesuatu mengenai Suriah di dunia telah berubah, menekankan bahwa Damaskus dan sekutunya berada di jalur kemenangan melawan teroris Takfiri.
 
Dalam sebuah wawancara dengan media Prancis yang diterbitkan Senin (9/1), Presiden Assad berjanji bahwa tentara Suriah akan berjuang sampai pembebasan "setiap inci" dari tanah air yang dikuasai teroris dan ekstrimis.

"Tentu saja itu misi kami, sesuai dengan konstitusi dan sesuai dengan undang-undang, bahwa kita harus membebaskan setiap inci dari tanah Suriah," katanya.

"Kami tidak menganggap bahwa (merebut kembali Aleppo dari teroris) sebagai kemenangan karena kemenangan akan terjadi ketika kami menghapus semua teroris," kata Assad, namun menambahkan, bahwa "ini adalah saat kritis dalam perang ini karena kita berada di jalan menuju kemenangan. "

Sementara itu, Assad mengatakan bahwa delegasi Suriah siap "untuk negosiasi segalanya" dalam pembicaraan mendatang dengan oposisi, yang akan diselenggarakan di ibukota Kazakhstan Astana dengan mediasi dari Rusia, Turki dan Iran.

Ditanya apakah dia akan mundur sebagai presiden, Assad mengatakan "ya, tapi posisi saya terkait dengan konstitusi."

"Jika mereka ingin membahas hal ini mereka harus mendiskusikan konstitusi," katanya, mengacu pada oposisi bersenjata yang didukung asing.[IT/r]
 
Kode: 598760