Undangan Menulis Makalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pecinta Ahli Bait (as) dan Masalah TakfiriPrabowo Subianto Blunder, Sebut Pengiriman Bantuan ke Rohingya adalah PencitraanZarif: Tehran Siap Bekerjasama dengan Riyadh untuk Atasi Masalah MusliminMantan Pejabat Keamanan Israel: Assad Sebagai Pemenang di SuriahDari Pencaplokan Sampai Kekalahan Demi Kekalahan ISIS di Suriah dan IrakFilipina Gandeng Kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) Perangi ISIS di MarawiUpdate: Tentara Suriah Lancarkan Operasi Besar di Barat Laut Deir EzzorPutin: Situasi di Suriah Berubah, Tapi Teroris Masih EksisPBB: Konsekuensi Tindakan Militer Atas Korut Terlalu MengerikanIran Ucapkan Selamat atas Kemenangan Tentara Suriah di Deir Ez-Zoor
 
 
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Sunday 25 September 2016 - 03:29
Share/Save/Bookmark
Indonesia Tawarkan Alutsista ke Pakistan
Menkopolhukam Wiranto dan Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan Jenderal Rashad Mahmood (Viva)
 
Menkopolhukam Wiranto dan Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan Jenderal Rashad Mahmood (Viva)
 
Islam Times - "Kita sudah menawarkan alutsista untuk mereka gunakan, seperti Anoa, senapan serbu, dan pesawat CN-235, mereka mengerti kita punya produk alutsista seperti itu," jelas Wiranto.
 
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto menerima kunjungan dari Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan Jenderal Rashad Mahmood di kantornya, Selasa, (20/9/2016).

Beberapa hal penting pun menjadi topik pembicaraan kedua pejabat tinggi itu. Selain membahas hubungan pertahanan kedua negara, masalah terorisme juga tak luput dari pembicaraan.

"Saya juga menyampaikan bagaimana Indonesia concern masalah terorisme," kata Wiranto di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (20/9/2016), lansir Liputan6.

Selain itu, mantan panglima ABRI ini mengatakan RI telah menawarkan beberapa jenis senjata ke Pakistan.

"Kita sudah menawarkan alutsista untuk mereka gunakan, seperti Anoa, senapan serbu, dan pesawat CN-235, mereka mengerti kita punya produk alutsista seperti itu," jelas Wiranto.

Kedua belah pihak, sebut Wiranto, tak mau berpuas diri, dan akan terus meningkatkan kerjasama yang telah terjalin lama. "Dia minta hubungan ini terus dipelihara, dikembangkan, ya seperti biasa," pungkas Wiranto. (IT/Manu)
 
Kode: 568891